Putri Michael Jackson Mempertanyakan Kematian Ayahnya

Putri Michael Jackson Mempertanyakan Kematian Ayahnya. Dilihat dari caranya menyebarkan perdamaian dan mencintai sepanjang hidupnya, yang harus berakhir tragis Juni lalu, kakak perempuan Michael Jackson, La Toya, menyatakan kalau Michael menyerupai Tuhan.

"Michael sangat spesial dan ibu saya selalu mengatakan itu, karena Michael memang benar seperti itu. Dia sangat berbeda. Saya tahu dia bukan Tuhan. Tetapi dia seperti Tuhan. Dia hanya ingin menebar dan membagi cinta dan hanya melakukan hal-hal yang mengagumkan. Saat berada di dekatnya, Anda akan merasakan itu. Anda bisa merasakan energinya. Sangat berbeda dari semua laki-laki yang saya kenal. Energinya begitu kuat. Anda akan suka berada di dekatnya," tutur La Toya dalam penampilannya di pertunjukan TV Inggris Live From Studio Five.

La Toya tetap bersikukuh kalau 50 London concerts yang rencananya akan dilakukan Michael turut menjadi penyebab utama kematian Michael."Sejujurnya, saya merasa dia tidak mungkin sanggup melakukan penampilan sebanyak itu. Bahkan orang sehat sekali pun dengan fisik fit tidak bisa melakukannya setiap hari. Itu terlalu banyak untuk Michael."

Putri Michael Paris, menurut La Toya, juga ikut mempertanyakan kematian ayahnya."Paris bertanya kepada saya di rumah sakit, 'bagaimana ini bisa terjadi? Dia mengatakan, 'Anda tahu bibi La Toya, mereka memaksa ayah bekerja terlalu keras. Dia tidak mempunyai waktu untuk beristirahat, terus bekerja tanpa henti.' Saya berkata,'Kamu bercanda,' dan dia mengatakan,'Anda tidak mengerti. Mereka hanya memaksa ayah terus bekerja dan ayah tidak menginginkannya."

Penyanyi Thriller tersebut telah melakukan gladi resik untuk konsernya sebelum dia meninggal akibat keracunan Propofol akut pada 25 Juni lalu.
[ mediaindonesia.com ]

READ MORE - Putri Michael Jackson Mempertanyakan Kematian Ayahnya

Terbukti Michael Jackson Memang Dibunuh

Terbukti Michael Jackson Memang Dibunuh. Kematian bintang musik pop Michael Jackson, Sabtu pagi WIB, ditetapkan sebagai kasus pembunuhan akibat overdosis sehingga menyembulkan spekulasi bahwa dokter pribadinya, dr. Conrad Murray, akan segera dikenai tuduhan pembunuhan atau kejahatan sejenis lainnya.

Kantor forensik Los Angeles, dalam dakwaannya, menyebutkan bahwa obat penghilang rasa sakit maut propofol, yang biasanya digunakan untuk pembedahan dan dinamai oleh para dokter dengan sebutan "susu amnesia," demikian juga obat penenang lorazepam, adalah obat-obatan yang diduga menjadi penyebab utama kematian mendadak Michael Jackson pada 25 Juni di umur 50 tahun.

Obat-obat lainnya yang ditemukan pada tubuh sang biduan adalah midazolam, diazepam, lidocaine dan ephedrine.

Polisi Los Angeles menyatakan bahwa mereka akan melimpahkan kasus ini ke jaksa penuntut dengan dakwaan kriminal, segera setelah mereka menuntaskan penyelidikan penyebab kematian Michael Jackson.

Dalam pemerkaraan ke pengadilan awal, polisi telah mengatakan bahwa Murray, yang berada di samping Michael saat ajalnya, tengah diselidiki atas sangkaan pembunuhan.

Jackson, yang CD album "Thriller"nya menjadi rekaman paling laris sepanjang masa, meninggal dunia tiba-tiba di Los Angeles setelah mengalami serangan jantung hanya beberapa minggu sebelum digelarnya konser kembali manggungnya.

Murray, spesialis jantung yang kantornya berada di Houston dan Las Vegas, disewa untuk merawat sang biduan selama dia mempersiapkan diri untuk konsernya itu, dan Murray berada di samping Michael saat si Raja Pop itu meninggal dunia.

Dalam pengakuan awalnya kepada polisi, sang dokter mengaku telah memberikan propofol, yang bentuknya cair seperti susu dan digunakan untuk menenangkan pasien, untuk membantu Michael bisa tidur.

Terlalu cepat?

Polisi kini sedang memusatkan perhatiannya kepada aktivitas-aktivitas yang dilakukan para dokter perawat Michael lainnya, termasuk dokter kulitnya.

Sabtu ini kantor Kejaksaan California mengumumkan bahwa pihaknya akan memulai penyelidikan independen terhadap beberapa dokter yang namanya muncul dari penyelidikan polisi Los Angeles.

Namun pengacara Murray khawatir bahwa penyelidikan itu tidak tuntas dan detail kematian Michael Jackson sebenarnya belum diketahui.

"Kami tidak akan menanggapi sampai kami memperoleh laporan otopsi penuh (jenazah Michael), termasuk semua daftar obat yang ditemukan di tubuh Tuan Jackson, jumlahnya, dan semua data lainnya yang memungkinkan para pakar medis independen bisa menganalisis dan menafsirkannya," kata pengacara Ed Chernoff dalam satu pernyataan tertulisnya.

Pihak otopsi mengungkapkan, laporan toksilogi lengkap tetap tertutup, atas permintaan polisi dan para jaksa Los Angeles.

Daftar obat yang disusun berdasarkan temuan tim forensik dalam tubuh Michael, adalah campuran obat penenang, penghilang rasa sakit dan pemacu tubuh. Midazolam, yang mirip propofol, digunakan untuk membuat pasien tertidur dalam sejumlah prosedur pemeriksaan seperti kolonoskopi.

Diazepam, versi generik dair Valium, digunakan untuk menghilangkan perasaan gelisah, sedangkan lidocaine adalah obat penghilang rasa sakit, sementara ephedrine adalah pemacu semangat.

Jaksa Penuntut Umum Steve Cron, profesor pada Fakultas Hukum Universitas Pepperdine, mengatakan bahwa Murray bisa didakwa empat tahun penjara jika terbukti terlibat dalam kematian Michael itu.

Pakar forensik Dr. Lawrence Kobilinsky, yang mengetuai Departemen Sains pada Sekolah Tinggi Hukum John Jay, mengatakan para penuntut akan menyelidiki jumlah propofol dan obat lainnya dalam tubuh Michael, apakah itu terjadi akibat kesalahan pengaturan, atau apakah Murray telah memberikan dengan takaran yang benar atau malah kebanyakkan.

Jim Cohen, profesor hukum pada Universitas Fordham, mengatakan Murray akan mati-matian membela diri.

"Ini bukan kasus sederhana. Semua orang bilang (propofol) hanya bisa diatur (pemberiaannya) di rumah sakit. Saya yakin mereka akan mendapatkan pakar-pakar yang menyatakan bahwa obat itu diperbolehkan, tapi diperbolehkan belum tentu disyaratkan," kata Jim. [ Antara.com ]

READ MORE - Terbukti Michael Jackson Memang Dibunuh

Michael Jackson Dibunuh Dengan Obat-Obatan

Lebih dari dua bulan sejak kematian Michael `Jacko` Jackson pada 25 Juni lalu, pihak berwenang Amerika Serikat akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa kematian Raja Musik Pop itu merupakan pembunuhan melalui pemberian obat-obatan secara overdosis.

Seperti yang dikutip media di AS, pejabat Kantor Koroner Los Angeles, pada hari Jumat mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebutkan bahwa Propofol alias obat bius keras dan obat penenang Lorazepam sebagai penyebab kuat kematian Jacko.

Kantor Koroner LA juga menemukan obat-obatan lainnya yang terdeteksi dalam tubuh Michael Jackson, yaitu campuran obat penenang Midazolam dan Diazepam; pembunuh rasa sakit Lidocaine serta obat perangsang Ephedrine.

Namun atas permintaan pihak kepolisan dan jaksa penuntut distrik Los Angeles, kantor tersebut masih menyegel laporan lengkap hasil otopsi kematian Jacko.

Sejak kematian Michael Jackson pada 25 Juni --ia mengalami gagal jantung di kediamannya di Los Angeles, penyelidikan kepolisian atas kasus tersebut diarahkan pada kandungan obat-obatan yang ada di tubuh Jackson.

Investigasi juga diarahkan kepada kinerja dokter-dokter, terutama dokter pribadinya --Dr. Conrad Murray, yang menangani Jacko ketika raja musik pop dunia itu meninggal.

Menurut laporan media, kepolisian Los Angeles akan melimpahkan kasus tersebut kepada kejaksaan, yang kemungkinan akan mengeluarkan dakwaan kejahatan berupa pembunuhan tak terencana terhadap Michael Jackson.

Dr. Conrad Murray adalah sosok yang dicurigai menghilangkan nyawa Jackson secara tidak sengaja --hal ini disebutkan dalam surat penggeladahan terhadap kantor Conrad.
Sementara itu, media hiburan Entertainment Tonight (ET) pada Jumat sore mengutip reaksi dari keluarga Jackson soal hasil otopsi yang dikeluarkan oleh Kantor Koroner Los Angeles.

ET mengutip pernyataan keluarga Jackson yang mengatakan pihak keluarga Jacko memuji kinerja Kantor Koroner, Kepolisian dan pihak berwenang Los Angeles lainnya dan berharap agar keadilan bagi Michael Jackson segera tercapai. [ antara.com ]

READ MORE - Michael Jackson Dibunuh Dengan Obat-Obatan

Madonna akan berduet dengan Janet Jackson!

Madonna akan berduet dengan Janet Jackson!. Kedua penyanyi tersebut sedang mengerjakan penghormatan bagi saudara laki-laki Janet, Michael Jackson, setelah penyerahan MTV Video Music Awards (VMAs), saat bintang Together Again itu melantunkan Scream, yang mulanya direkam oleh Michael, dan Madonna menyampaikan pidato dengan berlinang air mata saat mengatakan betapa ia menyesal karena "meninggalkan" bintang musik pop tersebut sebelum kematiannya.

Satu sumber berkata, "Itu adalah pertemuan dua bintang besar musik. Madonna sangat terkesan dengan penghormatan Janet bagi Michael, sehingga mereka mulai bicara mengenai betapa luar biasa perbuatan menghormati Michael dengan mengerjakan sesuatu bersama.

"Dengan satu penampilan itu, Janet membuktikan ia kembali ke puncak penampilannya. Dan siapakah yang lebih baik untuk bergabung selain Madonna?"

"Dapat dipastikan ada sesuatu yang sangat menarik yang mereka rencanakan," katanya.

Ketika berbicara pada acara penyerahan hadiah tersebut, yang diselenggarakan di New York, AS, Madonna mengakui ia menghadiri pesta itu hanya untuk menghormati Michael.

Ia mengatakan kepada harian Inggris, Daily Mirror, "Sekarang saya akhirnya memiliki kesempatan untuk mengatakan selamat jalan temanku tersayang. Saya sekarang dapat mengatakan saya telah memberi penghormatan kepada Michael. Itu sebabnya mengapa saya berada di sini. Untuk mengatakan selamat jalan".

"Dan penampilan Janet sangat mempesona --benar-benar penghormatan yang luar biasa buat saudaranya," kata Madonna.

Manager Madonna, Guy Oseary, baru-baru ini mengungkapkan bahwa penyanyi "4 minutes" itu mulanya berharap dapat bergabung dengan Michael selama keberadaan Michael di London.

Ia menulis di jejaring sosial Twitter, "Sebulan lalu, Madonna memberi tahu saya bahwa ia ingin melakukan penampilan yang mengejutkan dalam salah satu pertunjukan Michael Jackson di Inggris".

Sementara itu, Madonna sudah merencanakan untuk menjalankan tugas bagi putri angkatnya, Mercy (4).

Ia mengatakan "Saya menyayangi Mercy, ia benar-benar anak perempuan yang manis. Ia baik-baik saja. Saya berharap ketika ia lebih besar, ia dapat tampil di video saya seperti yang lain. Ia boleh jadi melakukan tindakan. Siapa yang tahu?" [ antara.com ]

READ MORE - Madonna akan berduet dengan Janet Jackson!

Kisah Tewasnya Nurdin M Top Di Solo

Kisah Tewasnya Nurdin M Top Di Solo. Kepala Polri (Kapolri) Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri memastikan, satu dari empat korban tewas dalam penyergapan selama tujuh jam di sebuah rumah di Jebres, Solo, Jawa Tengah, adalah Noordin M. Top, gembong teroris paling dicari di Indonesia. Kepastian ini disampaikan Kapolri saat jumpa pers di Markas Besar Polri di Jakarta Selatan, Kamis (17/9) petang.

Kapolri menyatakan pula, berdasarkan data Polri dan Polisi Diraja Malaysia, sidik jari di salah satu mayat menunjukkan banyak persamaan dengan Noordin. "[Ada] 14 titik kesamaan identik dengan DPO (Daftar Pencarian Orang) yang sembilan tahun dicari," ucap Kapolri, seraya mengucapkan rasa syukur.

Sebelumnya, Kapolri sudah memberikan sinyal tewasnya Noordin. Sinyal ini disampaikan Bambang Hendarso sesaat setelah menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta Pusat

Keluarga Noordin Tunggu Kepastian Hasil Tes DNA

Pentolan teroris yang paling dicari-cari jajaran kepolisian Indonesia, Noordin M. Top, dikabarkan tewas. Sosok lelaki itu disebut-sebut adalah satu dari empat jenazah yang tewas dalam misi penggerebekan markas teroris di sebuah rumah di Desa Kepohsari, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, sejak Rabu kemarin hingga Kamis (17/9) pagi. Kendati begitu, berita duka yang menjadi kali kedua ini masih dianggap tak pasti oleh keluarga Noordin di Johor Bahru, Malaysia. "Sampai sekarang tidak pasti. Kami belum menerima informasi apapun dari Polri," ujar Badaruddin Ismail, saat dihubungi Liputan6.com melalui sambungan internasional, Kamis siang.

Badaruddin menegaskan, dia memang menerima informasi kematian Noordin dari sejumlah rekan media massa di Indonesia tadi pagi [baca: Empat Orang yang Diduga Teroris Tewas]. Noordin dikabarkan tewas bersama Bagus Budi Prantoto alias Urwah, Adib Susilo, dan Putri Munawaroh, istri Susilo. Keempatnya tewas pascapenyergapan yang dilakukan Tim Densus 88 Antiteror Polri. "Tapi, memang Polri belum memberitahukan apapun soal kematian Noordin," kata Badaruddin.

Sampai saat ini, seluruh keluarga Noordin masih menantikan informasi yang sebenarnya ihwal dugaan kematian Noordin. "Keluarga menunggu dulu hasil tes DNA (Deoxyribonucleic Acid), baru akan menentukan langkah selanjutnya," papar Badaruddin. Selain itu mereka belum menyiapkan langkah yang akan dilakukan, termasuk bila harus ke Indonesia untuk mengidentifikasi jenazah yang diduga sebagai Noordin. [ liputan6.com ]

READ MORE - Kisah Tewasnya Nurdin M Top Di Solo

Janet Jackson Menulis Buku Kehidupan Michael Jackson

Janet Jackson Menulis Buku Kehidupan Michael Jackson. Dalam waktu dekat ini adik Michael, Janet Jackson akan merilis sebuah buku yang menceritakan kehidupan keluarganya. Di buku itu, Janet juga akan mengungkap kematian The King of Pop.

"Janet akan mengungkapkan soal kematian Michael dan bagaimana pengaruhnya terhadap anak-anak Michael dan seluruh keluarga," ujar sumber yang dekat dengan Janet seperti detikhot kutip dari Touch Weekly, Selasa (25/8/2009).

Pelantun 'All for You' itu juga akan mengungkap masalah pribadinya. Mulai dari usahanya mengembalikan kepercayaan diri hingga melawan berat badannya yang kian bertambah. Lewat bukunya itu, Janet ingin membantu perempuan lain yang juga mengalami hal yang sama.

Di waktu bersamaan, Janet yang sebelumnya sukses dengan film 'Nutty Professor II: The Klumps' akan kembali berakting di layar lebar, yaitu lewat 'Why Did I Get Married Too?'. Rencananya film komedi itu siap dirilis pada April 2010 mendatang.


Sementara itu, anak-anak sang King of Pop, Michael Jackson telah kembali ceria setelah kematian ayah tercinta mereka. Ketiganya terlihat bersenang-senang liburan di Las Vegas.

Akhir pekan lalu bersama sang nenek, Katherine Jackson mereka bermalam di Palms Casino Resort. Prince, Paris dan Blanket terlihat bermain di kolam renang bersama tiga teman sebayanya.

Dikutip detikhot dari People, Selasa (25/8/2009) bahkan Blanket sempat menunjukan kepiawaiannya menari sebelum loncat ke kolam renang. Katherine tak sedikit pun melepas pandangannya dari ketiga cucu tercintanya tersebut.

Katherine ditemani seorang teman dan pengasuh. Mereka bergurau di tepi kolam. Di malam harinya, mereka menikmati makan malam bersama Jermiane Jackson di ruang khusus N9NE Steakhouse, Las Vegas.

Bukan pertama kalinya, Prince, Paris dan Blanket menghabiskan waktu di hotel tersebut. Awal 2008, mereka berada di tempat yang sama bersama Michael selama dua bulan. [ detik.com ]

READ MORE - Janet Jackson Menulis Buku Kehidupan Michael Jackson

Dokter Michael Jackson Tidak Pernah Dibayar

Dokter Michael Jackson Tidak Pernah Dibayar. Dokter Michael Jackson, Conrad Murray, yang menjadi pusat penyelidikan kematian penyanyi itu, mengaku tidak pernah menerima bayaran ketika menjadi dokter pribadi Jackson, demikian laporan media Rabu.

Murray dipilih sendiri oleh Jackson untuk menjadi dokternya dan menemani Bintang Musik Pop tersebut ke London untuk serangkaian konser yang dijadwalkan.

Dokter itu dan promotor konser AEG mengadakan pembicaraan mengenai gajinya, namun mereka gagal menuntaskan perundingan tersebut sebelum kematian Jackson pada 25 Juni, kata seorang juru bicara perusahaan itu.

"Michael Jackson meminta Murray dimasukkan sebagai bagian dari pertunjukan tersebut. Namun Murray belum dipekerjakan secara resmi. Pembahasan adalah jalan panjang bagi penyelesaian kontrak. Namun Murray belum menandatangani kontrak baik dengan Michael Jackson maupun dengan AEG," kata juru bicara AEG itu.

Murray memberikan obat bius keras propofol kepada Jackson, yang diduga pihak berwenang telah menewaskan sang bintang. [ antara.com ]

READ MORE - Dokter Michael Jackson Tidak Pernah Dibayar
 
Michael Jackson In Memoriam. Citrus Pink Blogger Theme Design By LawnyDesignz Powered by Blogger